Puisi Hasil Ngebajak @Vitagious :p

Setiap hari bermandikan debu

Setiap hari mengais rejeki

Setiap hari menahan lapar dan hawa nafsu akan gemerlap dunia

Setiap hari tak tentu arah, “mau tidur di mana malam ini?” Hanya itu pikiran kami

Kolong jembatan yang dingin, trotoar yang penuh debu, TPA yang penuh sampah. Tiada lagi pilihan bagi kami, sang anak jalanan, untuk tidur

Kami rindu akan kasur yang empuk, kami rindu akan belaian orang tua, kami rindu akan pendidikan

Pendidikan yang setidaknya bisa membawa kami akan dunia yang sejengkal lebih baik

Namun tiada dana dari kantong kami. Satu perak uangpun harus kami tengadahkan tangan pada kalian-kalian wahai kaum atas

Kami yang bodoh pun menjadi semakin bodoh dan terinjak-injak

Tiada satupun kesempatan tuk merubah nasib

Lantas bagaimana kelak nasib anak cucu kami?

Haruskah mereka mengalami nasib yang sama seperti kami?

Tolong, beri kami sedikit cahaya yang bisa mencerahkan sedikit saja hidup kami

Dari kami, suara anak-anak jalanan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s