Ia Datang dengan Peringatan

Terkadang ia datang dan menyapa aku yang sendiri

Terkadang ia datang terlambat ketika aku mulai menunggu

Satu hal yang ku tahu, ia tak selalu kejam terhadapku

Ia selalu datang dengan peringatan

Ketika ia menyapa, ku harus bersiap menorehkan senyuman perpisahan

Ketika ia terlambat pun diri ini harus sabar menanti

Aku kukuh bertahan dan melarang kaki ini melangkah

Walau ku tak tahu peringatan apa lagi yang ia genggam

______________________________

Ini bukan puisi galau ya ^^ cuma iseng-iseng aja nulis habis dengerin curhatan beberapa temen wkwk

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s